Vivo, Oppo dan Xiaomi akan mengeluarkan Layar Lipat

Ponsel layar lipat diharapkan menjadi tren baru, tetapi hanya segelintir pabrikan yang membuatnya, yaitu Samsung atau Huawei. Nah, itu akan segera menjadi bagian dari masa lalu karena ponsel layar lipat diharapkan akan jauh lebih hidup tahun depan.

Pasalnya, sejumlah vendor besar lainnya diperkirakan akan melepas ponsel layar lipat andalannya masing-masing pada 2021. Menurut sumber, menurut Ross Young dari DisplaySearch, cukup banyak ponsel layar lipat yang akan memasuki pasar tahun depan, terutama. di paruh kedua tahun depan.

Penyedia Oppo, Vivo, Xiaomi bahkan Google harus mengeluarkan ponsel lipat, meski langsung dalam varian berbeda. Belum lagi Samsung pasti akan merilis produk baru untuk layar ponsel juga, mungkin Falaxy Z Fold3, Z Flip2 dan Z Flip Lite.

Namun, ponsel layar lipat tidak akan sepenuhnya berakselerasi di tahun depan, ini hanyalah permulaan. Perlu beberapa tahun sebelum ponsel layar lipat menjadi hal yang biasa dan dapat bersaing dengan ponsel konvensional.

Analis Analisis Strategis memperkirakan permintaan ponsel layar lipat akan meningkat pada 2025, ketika 100 juta ponsel lipat dari berbagai produsen tersentuh.

Ken Hyers, direktur analisis strategis, mengatakan Samsung masih menjadi raja smartphone, yang diikuti Huawei selama 2019 hingga tahun ini. Dengan meningkatnya persaingan, posisi ini dapat berubah di masa depan.

Hyers mengatakan masing-masing pemasok akan berlomba untuk memperkenalkan layar baru ke HP. “Pada 2025, setiap pemain utama harus memiliki portofolio ponsel yang dapat dilipat, termasuk Apple,” kata Hyers.

  Cara update mi box 3 ke android 9
counter easy hit